Selasa, 27 Desember 2016

Bagaimana Cara Membedakan Srigunting Jantan dan Betina?

Srigunting merupakan salah satu jenis burung asli Indonesia yang terkenal. Hal yang paling menarik dari burung srigunting adalah kemampuannya dalam menirukan berbagai jenis tiruan, termasuk dalam menirukan suara jenis burung atau binatang lainnya. Hal tersebut akan menguntungkannya dalam mencari makanan di alam liar. Ia bisa merebut makanan dari burung lain dengan cara membuat suara yang membuat burung lainnya takut. Oleh karena itu, burung ini terkenal memiliki karakter yang licik dalam mencari makanan di alam liarnya. Lalu, apakah sulit cara membedakan srigunting jantan dan betina?
Perbedaan antara srigunting jantan dan betina merupakan hal yang penting untuk diketahui, terutama bagi Anda pecinta burung kicau dan peternaknya. Ketika Anda ingin membeli burung srigunting, Anda harus benar-benar mengamati bentuk fisiknya dengan baik. Bisa jadi Anda ingin membeli burung srigunting jantan namun ketika sampai di rumah Anda mendapati burung srigunting betinalah yang ternyata Anda dapatkan. Mengecewakan bukan? Terlebih lagi jika Anda membelinya di tempat jauh dan di orang yang belum terlalu dikenal. Akan susah untuk melakukan complain.

Ini Dia Cara Membedakan Srigunting Jantan dan Betina Secara Umum

Cara membedakan srigunting jantan dan betina dapat dilakukan seperti membedakan burung jantan dan betina pada umumnya. Burung srigunting termasuk dalam burung jenis monomorfik seksual. Artinya, burung jantan dan burung betinanya susah untuk dibedakan karena memiliki penampilan luar yang sama. Terlebih lagi, burung betina srigunting pun dapat berkicau dengan baik layaknya burung srigunting jantan. Dari segi fisik maupun suara, burung jantan dan betina memiliki aksi yang sangat lincah. Cukup susah bukan untuk membedakannya?

Pada saat berkembang biak di alam liar, burung srigunting jantan dan betina akan sama-sama menggunakan suara kicauannya. Suara kicauan terutama akan mereka keluarkan di pagi hari untuk menyambut matahari yang akan terbit. Perkawinan pun akan dilakukan dengan cara yang sangat lincah dan mempesona. Mereka akan melakukan kejar-kejaran di udara dan menjatuhkan diri di tanah saat sayap dan kuncinya telah terkunci oleh lawan jenisnya. Di Indonesia, musim kawin untuk burung srigunting terjadi dari bulan Maret hingga bulan Agustus. Perkembangbiakan akan terjadi pada bulan Februari.

Karena burung srigunting merupakan jenis burung monomorfik yang tidak bisa dibedakan jantan dan betina dari tampilan luarnya, maka mereka yang telah mengenal burung ini dengan dekatlah yang mungkin dapat membantu membedakannya. Orang awam akan sulit untuk membedakannya. Jenis jantan dan betina tidak bisa dibedakan dari ukuran tubuh, bentuk paruh, maupun dari kicauannya. Cara membedakan srigunting jantan dan betina bisa dilihat dari alat kelamin burung secara langsung, dan itupun tidak bisa dilakukan oleh sepanjang orang.
Share:

Arsip Blog

DMCA.com for Blogger blogs Lifestyle Blogs
blog search engine